UNIMUDA Sorong Hadirkan POCADI-WAN, Gerakan Digitalisasi Nilai Pancasila di Kampung Maibo
Sorong, Gema Surya News —
Tim dosen Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk Gerakan POCADI-WAN (Pojok Pancasila Digital) Berbasis Wireless Area Network pada Daerah 3T di Kampung Maibo, Kabupaten Sorong, pada 10 hingga 12 November 2025.
Program ini menjadi bagian dari Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan tahun usulan dan pelaksanaan 2025, yang memperoleh dukungan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Ketua tim pelaksana, Dr. Firman, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila melalui pemanfaatan teknologi digital di wilayah 3T.
“Melalui Gerakan POCADI-WAN, kami ingin menghadirkan teknologi yang berpihak pada masyarakat 3T. Nilai-nilai Pancasila tidak hanya diajarkan, tetapi dihidupkan melalui media digital yang mudah diakses,” ujar Dr. Firman kepada Gema Surya.
Menurut Firman, POCADI-WAN merupakan sebuah aplikasi berbasis web lokal yang memungkinkan masyarakat mengakses konten kebangsaan tanpa koneksi internet. Aplikasi tersebut terpasang pada server berbasis Linux dan dihubungkan melalui Wireless Area Network (WAN), sehingga tetap bisa digunakan meskipun berada di daerah dengan jaringan terbatas.
Libatkan Pemuda Karang Taruna
Dalam pelaksanaannya, program ini juga melibatkan pemuda-pemudi Karang Taruna Kampung Maibo sebagai mitra utama. Mereka dilatih untuk mengelola dan memanfaatkan aplikasi POCADI-WAN serta memperkuat wawasan kebangsaan dan keterampilan manajemen konflik.
Para peserta didorong menjadi agen perubahan digital yang membawa semangat Pancasila dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
Selain pelatihan teknologi, kegiatan ini turut menghadirkan dua narasumber, yakni Lestari, M.Pd. yang menyampaikan materi Wawasan Kebangsaan, dan Aldilla Wilies Sutikno, M.H. yang memberikan pelatihan Manajemen Konflik.
Keduanya menekankan pentingnya menanamkan nilai persatuan dan kemampuan menyelesaikan persoalan sosial secara damai dan konstruktif.
Hadirkan Tiga Luaran Utama
Kegiatan pengabdian ini menghasilkan tiga luaran penting:
- 1. Aplikasi POCADI-WAN berbasis web lokal yang dapat digunakan secara offline.
- 2. Peningkatan kapasitas dan peran aktif pemuda Karang Taruna dalam penguatan wawasan kebangsaan.
- 3. Penguatan literasi digital dan kemandirian masyarakat di wilayah dengan keterbatasan internet.
“Kami berharap, kehadiran POCADI-WAN dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi dan nilai-nilai Pancasila yang bisa direplikasi di daerah 3T lainnya,” tambah Firman.
Melalui program ini, Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong menegaskan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat dan generasi muda melalui inovasi digital yang berakar pada nilai-nilai luhur Pancasila.
Langkah ini diharapkan menjadi contoh sinergi antara dunia pendidikan dan masyarakat dalam mewujudkan Indonesia yang berkarakter, inklusif, dan berdaya saing.