• Beranda
  • Artikel
  • Rentan Serang Remaja, Waspadai Gejala Gangguan Citra Tubuh
Rentan Serang Remaja, Waspadai Gejala Gangguan Citra Tubuh

Rentan Serang Remaja, Waspadai Gejala Gangguan Citra Tubuh

Rentan Serang Remaja, Waspadai Gejala Gangguan Citra Tubuh

Oleh: Adinda Shofia

(Dosen Prodi Psikologi UNIMUDA Sorong)

Umumnya remaja, terutama perempuan, sering kali merasa tidak puas dengan bentuk tubuh atau berat badan yang dimiliki. Apalagi ketika melihat peran media yang menciptakan standar penampilan atau body image baik untuk perempuan juga laki-laki. Hal ini bisa menyebabkan terjadinya gangguan citra tubuh bagi remaja.

Menurut National Eating Disorder, citra tubuh atau biasa juga disebut sebagai body image yakni bagaimana seseorang melihat diri sendiri ketika ia berkaca atau ketika ia membayangkan dirinya dalam pikiran.

Body image meliputi apa yang ia percaya tentang penampilannya (termasuk asumsi dan pandangan secara umum), bagaimana perasaannya mengenai tubuh sendiri (seperti tinggi, bentuk, dan berat badan), serta bagaimana ia merasakan dan mengontrol tubuhnya ketika bergerak.

Pada ranah kedokteran dan psikologi, body image ditujukan untuk orang yang memiliki kepercayaan, sikap emosional, dan persepsi akan tubuh mereka sendiri. Istilah ini biasa digunakan ketika mendiskusikan berbagai macam gangguan dan penyakit, seperti: gangguan dismorfik tubuh (gangguan mental yang terpaku pada kecacatan fisik yang sebenarnya tidak ada), gangguan kejujuran identitas tubuh, gangguan makan, Somatoparaphrenia (penderita menyangkal memiliki seluruh anggota tubuhnya). Semua orang memiliki body image terhadap penampilan fisiknya masing-masing. Namun, apakah body image yang Anda miliki itu positif atau justru negatif?

Citra tubuh bisa menjadi positif jika Anda menilai diri secara positif. Namun, hal ini pun dapat menjadi negatif jika Anda mengacu pada pandangan yang tidak realistis tentang bagaimana seseorang menilai tubuh mereka.

Maka dari itu, ketika dalam perkembangan remaja ia sudah mempunyai pandangan yang tidak sesuai dengan harapan hal ini bisa memicu gangguan citra pada tubuhnya sendiri. Walaupun sering terjadi pada perempuan, remaja laki-laki juga bisa mengalami hal ini.

Berawal dari sini, remaja yag masih berada di fase masa puber akan terus mengkritik diri sendiri serta melakukan diet ketat yang justru mengarah terjadinya penyimpangan makan pada remaja.

Remaja yang memiliki gangguan citra tubuh atau body image negatif merasa bahwa penampilan mereka tidak sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat, keluarga, teman, dan orang pada umumnya. Mereka memiliki perasaan minder ketika membandingkan diri dengan orang lain.

Perlu diketahui apabila gangguan citra pada tubuh ini bisa dialami oleh siapa saja. Namun, hal ini umum terjadi ketika berada di fase perkembangan remaja. Biasanya, body image negatif pada remaja dimulai dari pemikiran yang tidak realistis.

Ketika mereka melihat dirinya di cermin, mereka akan melihat bagian tubuh mereka buruk rupa, cacat, atau tidak normal. Padahal kenyataannya, anggota tubuh tersebut baik-baik saja.

Selain itu, hal ini juga bisa muncul sebagai akibat dari penggunaan media sosial yang berlebihan di mana semua orang berlomba-lomba untuk terlihat sempurna.